Bupati Serang, Ratu Rachmatu Zakiyah, mengungkapkan harapannya agar sektor industri yang beroperasi di Kabupaten Serang lebih mengutamakan perekrutan tenaga kerja dari masyarakat setempat.
Pernyataan ini disampaikan menyusul peresmian fasilitas produksi milik PT Lamipak Indonesia di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten, pada Jumat. Pabrik kemasan aseptik tersebut diketahui telah menyerap sekitar 450 karyawan, dengan 100 orang di antaranya merupakan warga lokal.
Zakiyah mengakui bahwa penerapan teknologi modern dalam proses produksi memang mengurangi kebutuhan tenaga kerja secara signifikan.
“Proses produksinya sudah sangat otomatis. Banyak pekerjaan kini ditangani oleh mesin, sehingga jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan pun tidak sebanyak dulu,” ujarnya.
Kendati demikian, ia tetap mendorong perusahaan untuk membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat lokal, tidak hanya di bagian produksi, tetapi juga di bidang lainnya.
Menanggapi hal tersebut, Managing Director PT Lamipak Indonesia, Antoni Hui, menyatakan kesiapannya untuk mempertimbangkan peningkatan keterlibatan tenaga kerja lokal, selama memenuhi standar dan kualifikasi yang dibutuhkan.
“Pasti akan kami pertimbangkan. Ini bagian dari komitmen kami terhadap pertumbuhan berkelanjutan, inovasi, dan kualitas,” kata Antoni.
Ia juga menambahkan bahwa perpaduan antara teknologi modern dan tenaga kerja terampil akan memperkuat posisi perusahaan dalam menyediakan solusi kemasan ramah lingkungan dari Kabupaten Serang untuk pasar global.
Lamipak menegaskan komitmennya untuk berkembang bersama masyarakat lokal dan ikut serta dalam memajukan sektor industri nasional.