Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Pandeglang angkat bicara terhadap pemerintahan kabupaten pandeglang di bawah kepemimpinan dewi dan iing yang di anggap tidak patuh terhadap intruk Mentri Dalam Negeri (Mendagri), perihal peralihan Rekening Kas Umum Daerah dari Bank Jabar ke Bank Banten
Ketua Umum HMI Cabang Pandeglang” Moh Ilham memberikan alasan terhadap pandangannya, perlu diketahui bahwa penerintah pandeglang dinilai sudah lama bekerja sama dengan Bank Jabar (BJB), mungkin hal baik dan hal buruk pun sudah dapat di rasakan, tapi kerjasama yang sudah terjalin tidak boleh terus menerus di laukkan tentu ini harus diakhiri. Karena Provinsi Banten sendiri sudah memiliki Bank Daerah yaitu Bank Banten. Artinya Pandeglang dalam Penggunakan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) harus segera beralih. Untuk kemajuan pengelolaan uang daerah semata mata untuk kemakmuran umat dan bangsa
Hal ini terkesan bahwa Pemkab Pandeglang tidak mendukung atas adanya Perbankan milik daerah provinsinya sendiri, pandangan ini bukan tidak ada alasan yang jelas, tapi kami rasa ini sifatnya wajib, apalagi Mendagri sudah intruksi, pemkab jangan jadi pembangkang serta jangan lagi banyak alasan apapun.
Himpunan Mahasiswa Islam juga minta Gubernur Banten untuk panggil dan tindak tegas bupati dan wakil bupati pandeglang yang di anggap tidak patuh terhadap peralihan RKUD, selain itu cabut segera semua teransiaki keuangan daerah pandeglang dari Bank Jabar ke Bank Banten, dan lakukan audit keuangan BJB jika ada yang mencurigakan
Jika tuntutan ini di indahkan dalam tempo waktu yang sesingkat singkatnya, pastikan Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Pandeglang akan lakukan aksi demonstrasi besar besaran